Saturday, March 18, 2017

Backpacker ke Singapura: Part 1 (Sebelum saatnya tiba)




Tepat tanggal 17 februari, kami , geng Glandangerzzz akhirnya nge-trip bersama setelah sekian lama tidak bepergian bertiga. Terakhir kami pergi bertiga ke Bandung, itupun sudah sekitar 3-4 tahun yang lalu dan akhirnya kami bisa pergi bersama kali ini, ke tempat yang lebih jauh di negeri seberang sana, Singapura...

Rencana pergi ke Singapura sebenarnya sudah di rencakan sejak lama, saat kami masih duduk di bangku kuliah semester 4 (wuiiidiiih). Saat itu kami sangat termotivasi oleh nasihat salah satu dosen kami untuk sedikit membuka mata pada dunia. Namun, sangat disayangkan sekali, rencana kami untuk menggelandang sampai Singapura belum bisa terealisasikan ketika kami duduk di bangku kuliah karena terkendala biaya. hahhaha. Padahal saat itu kami juga udah nabung dikit-dikit sih buat mewujudkan keinginan itu..

Tahun demi tahun berlalu, kami bertiga lulus dari kampus tercintah dan hidup dengan pekerjaan masing-masing (kok malah jadi ndongeng..). Dan pada moment ini, kami  setidaknya sudah mampu menghidupi diri sendiri walau masih numpang orang tua juga, hahahha. Ada dana lebih yang bisa ditabung untuk traveling ke negeri sebarang.

Setalah follow salah satu fanpage di FB tentang backpacker ke seluruh penjuru dunia, keinginan untuk segera berpetualang di bumi Allah pun semakin membuncah dan merekah..#tsaaaah. Iseng baca sana-sini, tips dan trik booking pesawat dengan biaya murah, cara irit menghemat biaya hostel, akhirnya memberikan keyakin bahwa "OK, ini saatnya mencobaaa!!!" #evillaugh.

Kalau sudah rejeki memang nggak akan kemana, tepat pada bulan Juni ada promo kursi gratis dari salah satu maskapai penerbangan dengan tagline nya “Now everyone can fly”.  Jebreeet, setelah beberapa jam nyolong waktu di kantor saat itu hihihih, akhirnya dapat tanggal dengan harga paling murah sekitar Rp 825.000 PP insurance included (sebenernya insurance optional sih karena baru pertama kali, ya wis beli aja). Langsung saja ane hubungi temen gelandangerz di grup whatsapp dan deal, kita beli tiket Jogjakarta-Singapura untuk tahun depan, Februari 17-20, 2017.

Antara nekat dan terlalu berani sih, kita booking tiket pesawat  saat belum punya passport sama sekali,lebih tepatnya aku sama Wulan aja sih yang belum punya,  toh nomor passport nggak di minta saat booking. Ya sudah lah yang penting tiket sudah ditangan. 

Nggak langsung nekat berangkat juga sih, kita berkali-kali meet up alias ketemuan untuk ngomongin planning apa saja yang akan di lakukan disana, tempat wisata mana saja yang harus di kunjungi dan juga yang paling penting adalah budget (maklum buruh pas-pas an).  Budget yang paling di irit adalah budget untuk akomodasi saat berada di Singapura. Kita sampai pusing bandingin hostel mana yang paling murah. Dari website satu ke yang lain, dan akhirnya ketok palu. Booking lewat booking.com dan kami memesan 8-bed Female dormitory The Inn Crowd Backpacker Hostel.  Alasan kita milih ini hostel karena harganya murah (itu pasti) dan dekat dengan MRT. Selain itu lokasinya dekat dengan masjid jadi kita berasumsi banyak makanan halal di sekitar hostel. Harga yang kami dapat lumayan murah sekitar 67 dollar singapura per orang untuk 4 hari 3 malam.



Sekitar 3 hari sebelum keberangkatan kami berkumpul lagi untuk finalisasi rencana keberangkatan (udah macam pejabat kan :p). Pada pertemuan sebelum-sebelumnya, boleh percaya atau ngggak, kami belum nyusun itinerary sama sekali. Kita baru fix nulis itinerary sekitar 3 hari sebelum berangkat . Edaaan (jangan di contoh!). Nah itinerary alias rencana perjalanan akan lebih baik jika ditulis jauh-jauh hari agar plan lebih matang. Kamu bisa saja nyontek itin lewat  google yang pastinya sudah banyak di share oleh para travel blogger. Tak hanya seputar itinerary saja yang dipikirkan, barang bawaan seperti baju, sepatu dan alat mandi juga tak boleh luput dari persiapan perjalanan. 

Karena kita nggak beli bagasi otomatis sebisa mungkin meminimalisir barang bawaan. Bagian ini jujur saja ane sedikit parno karena barang bawaan tidak boleh melebihi 7kg agar bisa masuk ke kabin. Dan dari total 7kg ini sudah harus termasuk koper dan tas jinjing atau backpack kecil pfffftt. Ukuran koper yang di ijinkan masuk kedalam kabin adalah 16, 18 dan 20 inch tapi tergantung maskapai penerbangannya sih. Karena saking takutnya kena charge tambahan kalau kelebihan muatan, ane beli koper paling kecil yang ukurannya 16 inch dan pada kenyataannya banyak penumpang lain membawa koper dengan ukuran maksimal plus tas backpack dan semua nggak ditimbang. waguuu kan -_-, tau gitu kan ane bawa yang ukuran maksimal sekalian. 

Hal lain yang harus diperhatikan adalah maksimal ukuran cairan yang boleh dibawa ke kabin. Jadi tadinya ane juga parno masalah yang ini, ane ngira kalo maksimal ukuran cairan yang boleh dibawa ke kabin adalah 100ml untuk semua cairan dan ternyata eh ternyata bukan seperti itu adanya. Jadi 100ml itu adalah jumlah maksimal untuk satu botol dan total untuk kesemuanya adalah 1000 ml. Tapi nggak rugi juga sih ane re-pack cairan ke wadah yang lebih kecil, biar travel-friendly aje :p

Pada pertemuan terakhir sebelum keberangkatan, kita bertiga nyetor uang bersama. Nah pemirsa oh pemirsa,, kenapa harus ada uang bersama?, karena eh karena.. hal ini akan mempermudah segala urusan ketika berada di Negara tujuan apalagi kita nggerombol ber-3 gitu. Uang bersama ini digunakan untuk keperluan makan, beli tiket tranasportasi seperti MRT (EZ link), beli pulsa internet,dan keperluan bersama lainnya. Besarannya tergantung kesepatakan bersama yang penting ditergetkan cukup. Saat itu kita sepakat menyetorkan uang masing-masing $200. Untuk belanja belenji pribadi, siapkan uang pribadi yang mungkin saja bisa kamu gunakan untuk membeli oleh-oleh atau souvenir untuk sanak saudara saat pulang.

Setor uang bersama syudaaah, lalu kita ber-3 menukarkan mata uang rupiah ke dollar Singapura. Sebenernya bisa aja sih nuker uang pas kita udah sampai di Negara tujuan. Tapi menurut ane pribadi, lebih baik nuker uang saat kita masih di Indonesia karena dikhawatirkan nilai tukar rupiah di Negara lain lebih rendah. Jadi akhirnya kita memutuskan untuk menukarkan mata uang rupiah ke SGD di Mulia Money Changer  yang  berlokasi di sebelah hotel Inna Garuda Malioboro yang sudah terbukti ratenya paling bagus. 

Langkah paling akhir untuk mewujudkan mimpi adalah nge-Print boarding pass dengan Check-in Online di website Airasia.com. Check-in online ini sangat memudahkan karena kita nggak perlu ribet antri di konter. Ya karena nge-print boarding pass nya di rumah, otomatis wujudnya cuma kertas hitam jelek gitu. Kalau mau berwujud bagus, boleh banget nge-Print di bandara tapi inget lo ya,,,mbayarr :p

Jadi dari keterangan diatas..tsaaaah, berikut rangkuman dan tips yang bisa di contek:


  1. Cari tiket murah, booking dari jauh-jauh hari apalagi kalau ada promo tiket, langsung sikaat!
  2. Setelah tiket ditangan, segera susun rangkaian perjalanan (itinerary) agar plan lebih matang.
  3. Booking akomodasi negara tujuan jangan terlalu mepet tanggal, paling lambat 4 bulan sebelum keberangkatan. Cari penginapan dengan harga murah yang punya akses mudah untuk kemana saja. Kalau di Singapura, karena kemana-mana naik MRT, cari hostel yang dekat dengan MRT.
  4. Packing light sebisa mungkin. Maksudnya, bawa pakaian seperlunya aja. Nggak usah selemari di bawa, mau pindahan apa traveling coy? inget, budget traveler yang nggak mampu beli bagasi harus sebisa mungkin ngirit tempat. Bagi ciwik-ciwik yang biasanya rempong bawa kosmetik, akan lebih baik untuk re-pack ke wadah lebih kecil. Kamu bisa liat caranya di sini: 7 tips packing kosmetik. Ada juga berbagai tips packing yang bisa kamu lihat di youtube yang     pastinya akan sangat membantu. 
  5. Buat yang travel in group 2 orang atau lebih, akan lebih baik untuk menyetorkan uang bersama. Kecuali kalau kamu memang nggak sayang uang, dan mau bebas menghambur-hamburkan, itu beda lagi. Dengan uang bersama, kamu bisa lebih irit dan pastinya nggak akan terlihat kesenjangan sosial antara kaum pembawa duit lebih banyak dan yang lebih sedikit. hahaha.
Sekian tips pre-traveling yang nggak mutu dan tunggu cerita kami selanjutnya...


 

Welcome to my little world .. Template by Ipietoon Cute Blog Design