Saturday, March 18, 2017

Backpacker ke Singapura: Part 1 (Sebelum saatnya tiba)




Tepat tanggal 17 februari, kami , geng Glandangerzzz akhirnya nge-trip bersama setelah sekian lama tidak bepergian bertiga. Terakhir kami pergi bertiga ke Bandung, itupun sudah sekitar 3-4 tahun yang lalu dan akhirnya kami bisa pergi bersama kali ini, ke tempat yang lebih jauh di negeri seberang sana, Singapura...

Rencana pergi ke Singapura sebenarnya sudah di rencakan sejak lama, saat kami masih duduk di bangku kuliah semester 4 (wuiiidiiih). Saat itu kami sangat termotivasi oleh nasihat salah satu dosen kami untuk sedikit membuka mata pada dunia. Namun, sangat disayangkan sekali, rencana kami untuk menggelandang sampai Singapura belum bisa terealisasikan ketika kami duduk di bangku kuliah karena terkendala biaya. hahhaha. Padahal saat itu kami juga udah nabung dikit-dikit sih buat mewujudkan keinginan itu..

Tahun demi tahun berlalu, kami bertiga lulus dari kampus tercintah dan hidup dengan pekerjaan masing-masing (kok malah jadi ndongeng..). Dan pada moment ini, kami  setidaknya sudah mampu menghidupi diri sendiri walau masih numpang orang tua juga, hahahha. Ada dana lebih yang bisa ditabung untuk traveling ke negeri sebarang.

Setalah follow salah satu fanpage di FB tentang backpacker ke seluruh penjuru dunia, keinginan untuk segera berpetualang di bumi Allah pun semakin membuncah dan merekah..#tsaaaah. Iseng baca sana-sini, tips dan trik booking pesawat dengan biaya murah, cara irit menghemat biaya hostel, akhirnya memberikan keyakin bahwa "OK, ini saatnya mencobaaa!!!" #evillaugh.

Kalau sudah rejeki memang nggak akan kemana, tepat pada bulan Juni ada promo kursi gratis dari salah satu maskapai penerbangan dengan tagline nya “Now everyone can fly”.  Jebreeet, setelah beberapa jam nyolong waktu di kantor saat itu hihihih, akhirnya dapat tanggal dengan harga paling murah sekitar Rp 825.000 PP insurance included (sebenernya insurance optional sih karena baru pertama kali, ya wis beli aja). Langsung saja ane hubungi temen gelandangerz di grup whatsapp dan deal, kita beli tiket Jogjakarta-Singapura untuk tahun depan, Februari 17-20, 2017.

Antara nekat dan terlalu berani sih, kita booking tiket pesawat  saat belum punya passport sama sekali,lebih tepatnya aku sama Wulan aja sih yang belum punya,  toh nomor passport nggak di minta saat booking. Ya sudah lah yang penting tiket sudah ditangan. 

Nggak langsung nekat berangkat juga sih, kita berkali-kali meet up alias ketemuan untuk ngomongin planning apa saja yang akan di lakukan disana, tempat wisata mana saja yang harus di kunjungi dan juga yang paling penting adalah budget (maklum buruh pas-pas an).  Budget yang paling di irit adalah budget untuk akomodasi saat berada di Singapura. Kita sampai pusing bandingin hostel mana yang paling murah. Dari website satu ke yang lain, dan akhirnya ketok palu. Booking lewat booking.com dan kami memesan 8-bed Female dormitory The Inn Crowd Backpacker Hostel.  Alasan kita milih ini hostel karena harganya murah (itu pasti) dan dekat dengan MRT. Selain itu lokasinya dekat dengan masjid jadi kita berasumsi banyak makanan halal di sekitar hostel. Harga yang kami dapat lumayan murah sekitar 67 dollar singapura per orang untuk 4 hari 3 malam.



Sekitar 3 hari sebelum keberangkatan kami berkumpul lagi untuk finalisasi rencana keberangkatan (udah macam pejabat kan :p). Pada pertemuan sebelum-sebelumnya, boleh percaya atau ngggak, kami belum nyusun itinerary sama sekali. Kita baru fix nulis itinerary sekitar 3 hari sebelum berangkat . Edaaan (jangan di contoh!). Nah itinerary alias rencana perjalanan akan lebih baik jika ditulis jauh-jauh hari agar plan lebih matang. Kamu bisa saja nyontek itin lewat  google yang pastinya sudah banyak di share oleh para travel blogger. Tak hanya seputar itinerary saja yang dipikirkan, barang bawaan seperti baju, sepatu dan alat mandi juga tak boleh luput dari persiapan perjalanan. 

Karena kita nggak beli bagasi otomatis sebisa mungkin meminimalisir barang bawaan. Bagian ini jujur saja ane sedikit parno karena barang bawaan tidak boleh melebihi 7kg agar bisa masuk ke kabin. Dan dari total 7kg ini sudah harus termasuk koper dan tas jinjing atau backpack kecil pfffftt. Ukuran koper yang di ijinkan masuk kedalam kabin adalah 16, 18 dan 20 inch tapi tergantung maskapai penerbangannya sih. Karena saking takutnya kena charge tambahan kalau kelebihan muatan, ane beli koper paling kecil yang ukurannya 16 inch dan pada kenyataannya banyak penumpang lain membawa koper dengan ukuran maksimal plus tas backpack dan semua nggak ditimbang. waguuu kan -_-, tau gitu kan ane bawa yang ukuran maksimal sekalian. 

Hal lain yang harus diperhatikan adalah maksimal ukuran cairan yang boleh dibawa ke kabin. Jadi tadinya ane juga parno masalah yang ini, ane ngira kalo maksimal ukuran cairan yang boleh dibawa ke kabin adalah 100ml untuk semua cairan dan ternyata eh ternyata bukan seperti itu adanya. Jadi 100ml itu adalah jumlah maksimal untuk satu botol dan total untuk kesemuanya adalah 1000 ml. Tapi nggak rugi juga sih ane re-pack cairan ke wadah yang lebih kecil, biar travel-friendly aje :p

Pada pertemuan terakhir sebelum keberangkatan, kita bertiga nyetor uang bersama. Nah pemirsa oh pemirsa,, kenapa harus ada uang bersama?, karena eh karena.. hal ini akan mempermudah segala urusan ketika berada di Negara tujuan apalagi kita nggerombol ber-3 gitu. Uang bersama ini digunakan untuk keperluan makan, beli tiket tranasportasi seperti MRT (EZ link), beli pulsa internet,dan keperluan bersama lainnya. Besarannya tergantung kesepatakan bersama yang penting ditergetkan cukup. Saat itu kita sepakat menyetorkan uang masing-masing $200. Untuk belanja belenji pribadi, siapkan uang pribadi yang mungkin saja bisa kamu gunakan untuk membeli oleh-oleh atau souvenir untuk sanak saudara saat pulang.

Setor uang bersama syudaaah, lalu kita ber-3 menukarkan mata uang rupiah ke dollar Singapura. Sebenernya bisa aja sih nuker uang pas kita udah sampai di Negara tujuan. Tapi menurut ane pribadi, lebih baik nuker uang saat kita masih di Indonesia karena dikhawatirkan nilai tukar rupiah di Negara lain lebih rendah. Jadi akhirnya kita memutuskan untuk menukarkan mata uang rupiah ke SGD di Mulia Money Changer  yang  berlokasi di sebelah hotel Inna Garuda Malioboro yang sudah terbukti ratenya paling bagus. 

Langkah paling akhir untuk mewujudkan mimpi adalah nge-Print boarding pass dengan Check-in Online di website Airasia.com. Check-in online ini sangat memudahkan karena kita nggak perlu ribet antri di konter. Ya karena nge-print boarding pass nya di rumah, otomatis wujudnya cuma kertas hitam jelek gitu. Kalau mau berwujud bagus, boleh banget nge-Print di bandara tapi inget lo ya,,,mbayarr :p

Jadi dari keterangan diatas..tsaaaah, berikut rangkuman dan tips yang bisa di contek:


  1. Cari tiket murah, booking dari jauh-jauh hari apalagi kalau ada promo tiket, langsung sikaat!
  2. Setelah tiket ditangan, segera susun rangkaian perjalanan (itinerary) agar plan lebih matang.
  3. Booking akomodasi negara tujuan jangan terlalu mepet tanggal, paling lambat 4 bulan sebelum keberangkatan. Cari penginapan dengan harga murah yang punya akses mudah untuk kemana saja. Kalau di Singapura, karena kemana-mana naik MRT, cari hostel yang dekat dengan MRT.
  4. Packing light sebisa mungkin. Maksudnya, bawa pakaian seperlunya aja. Nggak usah selemari di bawa, mau pindahan apa traveling coy? inget, budget traveler yang nggak mampu beli bagasi harus sebisa mungkin ngirit tempat. Bagi ciwik-ciwik yang biasanya rempong bawa kosmetik, akan lebih baik untuk re-pack ke wadah lebih kecil. Kamu bisa liat caranya di sini: 7 tips packing kosmetik. Ada juga berbagai tips packing yang bisa kamu lihat di youtube yang     pastinya akan sangat membantu. 
  5. Buat yang travel in group 2 orang atau lebih, akan lebih baik untuk menyetorkan uang bersama. Kecuali kalau kamu memang nggak sayang uang, dan mau bebas menghambur-hamburkan, itu beda lagi. Dengan uang bersama, kamu bisa lebih irit dan pastinya nggak akan terlihat kesenjangan sosial antara kaum pembawa duit lebih banyak dan yang lebih sedikit. hahaha.
Sekian tips pre-traveling yang nggak mutu dan tunggu cerita kami selanjutnya...


Wednesday, December 7, 2016

Jalan-Jalan ke Bromo-Malang: Sebuah Cerita dan Pelajaran

Assalamu'alaikum wr.wb

Rasanya udah lama banget nggak nulis sesuatu di blog ala-ala ini...

Karena sering gabut di kantor, kerjaan lagi sepi dan bingung mau ngapain,,so Here I am... bertemu dengan dunia tulis menulis lagi...

Sekitar dua mingguan yang lalu kurang lebih tanggal 18 November... Aku jalan-jalan melepas semua penat yang ada bersama seorang teman yang sangat aku cintai dan kasihi yang selalu mendengar kegalauan hati #eaaaaa bernama WULANDARI yang lebih sering aku sapa BEB atau SAY hahahhaa.

Nggak ujuk-ujuk juga kita pingin holide bersama... karena jauh-jauh hari kita emang punya suatu hasrat atau keinginan untuk nge-glandang ke Bromo. Beb Wulan udah sering aku mention tiap kali ada iklan liburan ke Bromo pake paket A, B, C mungkin sampe beliau bosen dan ngerasa keganggu dengan ke-remponganku.  Terlebih lagi emang susah nentuin jadwal liburan bersama, karena bebeb emang orang syiibuuk pfffft.... Tadinya mau ngajak satu lagi anggota Ngglandangerz si Chera tapi beliau sedang sibuk mempersiapkan diri untuk masa depannya #eaaaaaa.

Akhirnya setelah hasrat dan keinginan pergi ke Bromo semakin membuncah #tsaaaaah, tercetuslah ide nekat nentuin tanggal padahal si bebeb sibuk banget ngurusin kerjaan (Aku berasa jadi pengganggu banget..haha). Panjang lebar komunikasi hanya dengan WA, akhirnya bebeb kontak temen kenalannya si Agan temennya nge-Kaskus yang adalah seorang travel agent. Demi efektifitas waktu, diputuskan pakai jasa si Agan temennya bebeb aja biar semua semakin mudah.

Setelah meet up menyusun Itinerary ke Bromo-Malang, selang beberapa hari kemudian bebeb dengan rela hati bertugas booking tiket kereta api Stasiun Yogyakarta Tugu-Gubeng Surabaya, dan Malang-Yogyakarta Tugu yang pada akhirnya akan jadi "sejarah yang takkan terlupakan" huahahahha


Tanggal 18 November kami bergegas menuju stasiun yang kala itu diguyur gerimis rintik-rintik...

Tepat jam 16.30 kereta melaju dengan syahdunya menuju surabaya..
Mulailah obrolan dengan Bebeb ngelantur sana-sini (biasa obrolan ceweks)...

Ada cerita unik saat sampai di stasiun Solo Balapan..

"beb kayaknya aku pernah ngeliat mas-mas yang pake jaket biru itu deh.." Sambi nunjuk mas-mas yang nak turun dari kereta.

Jebulnya mas-mas yang turun dari kereta tadi adalah temanku di dunia maya yang belum pernah ketemu sama sekali ..tapi Aku ngeh kalau itu dia (ingatan ini emang ajaib)...dan kok ya bisa ketemu nggak sengaja gitu..eaaaaa

Setelah menempuh perjalanan sekitar 5 jam (ini cepet banget rasanya), akhirnya sampailah di stasiun Gubeng dan langsung menghubungi Agan yang mungkin sudah menunggu lama..

Kami berdua clingak-clinguk mencari si Agan yang akhirnya memperkenalkan dirinya dengan nama mas Pram,  sambil melewati bapak-bapak taksi yang dengan giat menawarkan jasanya..

Jebreeet akhirnya ketemu juga dengan si Agan dan langsung bergegas.. belum juga nyalain mesin mobil, tiba-tiba ada bapak-bapak taksi dengan beberapa gerombolonnya di belakang mobil,  mengira bahwa si Agan adalah oknum taksi online. FYI di area Stasiun Gubeng haram hukumnya taksi online ngangkut penumpang. Aku dan bebeb cuma bisa mlongo dan was-was tapi untung si Agan dengan cool-nya mengahadapi si bapak yang akhirnya percaya kami adalah teman Agan. Slamet-slamet nggak jadi di kroyok..byyuuuuuh!

Perjalanan dilanjutkan langsung menuju kawasan wisata Bromo dengan melewati pemandangan malam kota Surabaya, Sidoarjo dan Pasuruan. Di perjalanan karena rasanya lelah letih lesu lunglai, sesekali ketiduran dan akhirnya kami semua sampai di lokasi naik Jeep menuju Sunrise Bromo.

Udara dingin sudah mulai terasa dan saatnya mengejar Matahari...

Perjalanan melewati tanjakan tajam ..belok kiri kanan serasa jalanan KKN dulu (move on..move on -_-)  melewati gurun pasir yang bikin encook..,alamak punggungku!!..ternyata Aku sudah tua dan belum nikah #eh (apa hubungannya)  huahahahah.

Sesampainya di spot sunrise, kita berdua harus berjalan sebentar dan menaiki berpuluh-puluh tangga.. nggak usah khawatir ngelak (red: haus), banyak warung berjejeran menyediakan minuman hangaat yang akan menghangatkan hari-harimu #badadumtsssss.

Pfffft ada hal yang baru Aku sadari selama ini setelah sampai di spot sunrise, nafas akika pendek dan gampang ngos-ngosan ;( but it was so good as it kept my body warm di udara yang ademe puoool..

Karena weekend, tentu saja spot sunrise Bromo ini dipenuhi oleh turis lokal dan manca negara yang siap mengabadikan moment terbitnya matahari di atas gunung Bromo. Ada-ada saja kelakuan mereka, ada yang sampai menaiki pagar yang jelas-jelas berbahaya . Yang jelas saat itu semua tumplek blek..sedikit sumpek...maklum, akhir pekan.

Dan beginilah penampakan suasana penantian munculnya Matahari yang menyinari dunia ini...



muka bantal belum mandi di kerumunan wisatawan :p 


Mbak-mbak selfie ramai-ramai ..eyke pingin ikutan padahal #eh



Indahnya ciptaan Allah 


Bebeb in pose


berpose bak cawagub kampanye :p

Jangan lupa beramal (jadi tukang poto dadakan)




Gara-gara keasikan menikmati sunrise dan cekrak-cekrek sana-sini, kita jadi telat sholat shubuh. Astaghfirullah maafkan aim ya Allah ;( 

Sebelum turun, kami menyempatkan sholat shubuh di pendopo dekat spot sunrise dengan terlebih dahulu mengambil air wudhu yang dinginnya Masya Allah. For the first time in forever, Aku ngerasain gimana rasanya tangan hampir beku dan berasa ditusuk jarum. Usai sholat subuh, kami segera bergegas menuju tempat wisata selanjutnya yaitu kawah Bromo.

Perut rasanya krucuk-krucuk alias lapar, akhirnya mampir sebentar di gubug warung kopi yang menyajikan aneka gorengan dan minuman panas. Bebeb dan Agan kompak sekali memilih mendoan sementara eyke anti mainstream memilih pisang jumbo yang rasanya so..so..Perjalanan dilanjutkan menuju ke kawah Bromo dan pura. Kembali lagi menuruni jalanan berliku, seberliku cerita hidupku#eaaaa .

 Sepanjang perjalanan sang driver Jeep, mas-mas yang kita lupa nggak tanya namanya, menceritakan tentang asal-usul suku tengger di Bromo. Nah! ini ni namanya piknik harus nambah wawasan donk yes :p. Si mas driver Jeep bercerita bahwa pada jaman dahulu kala #tsaaaaah. Wilayah Bromo dihuni oleh sekumpulan orang suku Tengger yang merupakan umat Hindu pada jaman Majapahit. Ketika agama Islam masuk, mereka menolak untuk memeluknya sehingga mereka melarikan diri dan bermukim di daerah Bromo. Suku Tengger di ambil dari nama Dewi Rara Anteng dan Raden Jaka Seger. Selanjutnya mas driver Jeep (jahat amat nyebutnya ih pika ih) bercerita tentang ritual khusus yang dilaksanakan di daerah kawah Bromo yaitu upacara Keshada dengan mempersembahkan binatang hidup yang langsung dilempar ke arah kawah sebagai persembahan. Lebih lanjut mas Jeep (tambah jahat nyebutnya) menceritakan bahwa persembahan tersebut berupa sesajian dan hewan-hewan seperti, ayam, kambing, dll.

Mas Jeep menawari kami untuk berhenti di salah satu bukit untuk melihat lebih dekat gunung Bromo, tapi karena namanya bikin baper (red: Bukit Cinta) makanya emoh berhenti. Eh nggak dink, kita nggak berhenti karena males aja naik dan nanti capek karena masih banyak wisata yang harus kita kunjungi.

Tiba saatnya kami meng-eksplor kawah Bromo yang saat itu tertutup kabut tebal. Banyak bapak-bapak menawarkan jasa naik kuda karena katanya jarak dari Jeep parkir dengan anak tangga kawah Bromo cukup jauh, sekitar 2 KM. Duh pak! cuma 2 KM mah nggak seberapa dibanding jarak penantian yang harus aku tempuh selama 24 tahun menantikan si "dia" (baper lageeee) . Akhirnya dengan cap cip cup kembang kuncup bersama beb Wulan, kami sepakat untuk tidak menaiki tangga menuju kawah karena baunya yang menyengat dan kita takut capek. Idih sok princess!.

Dan beginiliah akhirnya kami yang hanya sanggup berada di kaki kawah Bromo



misi naik ke kawah = Failed!


ngobrolin masa depan hahaha


candid shot ala,,ala
Kami lupa mengabadikan foto pura yang berada di kawasan Bromo karena memang saat itu tertutup kabut dan kami malah sibuk membersihkan sensor kamera yang kotor (tukang poto amatir detected). Next destination, kita langsung meluncur ke padang savana and this is my kind of favorite place so far. 


Hijaunya bukit teletabis dan macho-nya Jeep = Perpaduan sempurna 

I feel free (princess Ala-Ala)

Ini dia penampakan Agan yang sabar mengantar kita wara-wiri
Padang savana ini MasyaAllah indah...hijau dan adem. Aku dan bebeb duduk-duduk manis sambil mengagumi indahnya ciptaan Allah. Dan lagi kita kasihan sama Agan yang sepertinya kurang tidur jadi kita biarkan beliau istirahat sejenak lalu kami lanjut ngerumpi dan bikin Vlog ala ala youtuber tapi gagal -_- hihihihih. 

Karena waktu semakin siang, terpaksa kita membangunkan Agan untuk melanjutkan perjalanan ke kota Malang. Maafkeun gan! 

Setelah mandi dan Touch up kita langsung Cuzzzz ke destinasi selanjutnya yaitu kota Malang. Karena perut keroncongan nggak ketulungan, si Agan mengajak kami mampir di warung bakso hitz di kota Probolinggo yaitu Bakso Eddy.


Bakso Eddy (source http://www.duniawidya.com/)

Bakso Eddy enaak (source http://www.duniawidya.com/)


Review soal rasa: sebagai penggemar bakso, memang bakso Eddy ini recommended karena rasa dagingnya mantap. Ada beberapa jenis bakso didalam satu mangkok: bakso urat, bakso goreng, bangso telur, dan bakso alus.  Wajar kalau bakso ini ramai dipadati pengunjung terlebih saat melihat di dinding warung bakso ini, ada banyak testimoni dan foto artis yang pernah menyantap bakso ditempat ini. Juarak! 

Setelah kenyang, kami melanjutkan perjalan menuju kota Malang. Di dalam mobil kami sibuk menentukan destinasi wisata mana lagi yang harus di sambangi mengingat waktu sudah semakin siang. Tadinya aku dan bebeb pingin banget ke Museum Angkut, tapi karena waktu sudah mepet akhirnya batal. So, akhirnya Agan bilang kalau ada tempat hitz anak muda Malang yang instagramable yaitu kampung warna Jodipan. Dengan hanya membayar tiket senilai 2 ribu rupiah, kita sudah bisa jungkir balik foto sampai memori kamera penuh. Beginilah penampakan kampung warna Jodipan.



indahnya kampung jodipan yang berada di bawah rel kereta api

Salah satu rumah warga yang disulap menjadi lebih menarik

melet-melet, siapa tau ada yang kepelet eheeem :p
Salut buat para penggangas ide kampung warna Jodipan ini, selain bisa menjadi objek wisata yang menarik di sisi lain juga memberdayakan ekonomi warga sekitar. Joss lah! 

Setelah puas mewarnai hidup di kampung Jodipun (elaaah), kita bersiap sholat ashar di Masjid Agung Jami Malang yang Masya Allah begitu menentramkan. Jadi saran aja buat kaum mislimin dan muslimah yang hobi traveling ke suatu kota, agendakanlah mengunjungi masjid Agung di kota tersebut karena tentunya akan semakin memperkaya pengalaman spiritual kita #subhanalllah ukhti.

Indahnya desain exterior masjid Agung Malang (sumber: http://zuhriwafa.blogspot.co.id/)

interior masjid dengan tiang kayu bergaya jawa yang unik (sumber: google)

There is something deep inside that I can't even explain ketika sholat di masjid ini, begitu menentramkan dan begitu sejuk rasanya.  Aku dan beb wulan menghabiskan waktu yang lama di masjid ini sebelum kami pulang ke Jogja. Kami hanya duduk di serambi masjid sambil memandang ke arah alun-alun yang kala itu nampak ramai dan kala itu gerimis sehingga menambah ke syahduan sore menjelang maghrib. Kita disini sepertinya sudah habis tenaga untuk ngobrol karena rasanya capek. Iya capek, sampai-sampai senderan tembok saja bisa ketiduran. HiHii. Usai sholat maghrib, karena sepatu bebeb basah, doi lupa nyingkirin sepatunya biar nggak keujanan.  Solusi terbaik adalah beli sendal, dan Agan langsung mengantar kami ke salah satu pusat perbelanjaan. Wuiiih namanya peyempuan, liat-liat barang bagus rasanya pingin borong aja. Tapi No! cukup bebeb aja yang beli sendal. Karena hasrat belanja tidak tersalurkan, akhirnya kita beli es krim favorit sejuta umat (Red: McD), kebetulan ada varian baru yang belum di coba, Matcha Top (yummy) dan kok ya nyobanya kebetulan jauh-jauh harus di Malang -_- hahahha. Es krim saja tidak cukup! akhirnya kita makan di salah satu gerai ayam ala-ala Olive kalau di Jogja yang rasanya di Alhamdulillah-in aja. 

Tidak terasa, aku dan beb Wulan harus kembali ke Jogja. Agan mengantar kami ke stasiun Malang dan saatnya berpelukan...eehhh berpamitan hahahah. Thanks to Agan Pram yang sudah sabar mengantar wanita-wanita alay ini plesiran ;)

Kereta Malioboro Express akan berangkat ke Jogja pada pukul 20.00 dan kami yang anak rajin ini sudah sampai stasiun sekitar pukul 19.00. Langsung saja check in di counter print tiket. Bebeb Wulan langsung memasukkan kode bookingan dan pesan di layar monitor membuat kami menganga " Maaf, kode booking Anda sudah kadaluwarsa!” Weleh, ini mesti ada yang salah. Beb Wulan mengulang lagi kode bookingan dengan membaca secara seksama dan hasilnya sama, tiket kadaluwarsa!. Bebeb langsung bergegas menuju ruang Customer Service yang kala itu terlihat beberapa embak-embak yang sedang antri mau complaint. Giliran bebeb yang langsung selonong masuk, sementara aku nunggu di luar sambil harap-harap cemas. Jeng..jeng..jeng.. Bebeb dengan muka sedikit blank nya lansung ngomong.

" Kita salah booking tiket...duh! pokoknya duit mu tak ganti wis say

Jadi ternyata tiket pulang yang kami beli itu bookingannya salah tanggal. Harusnya kami booking tiket pulang untuk tanggal 19 November namun ternyata di tiket tertulis tanggal 18 November yang adalah hari keberangkatan kami. Ya kali mau ngasih tau Agan lagi..wong udah dadah-dadah syantikkkk. hahaha. Itulah tricky-nya booking online harus benar-benar hati-hati melihat tanggal yang kita pilih. Tapi aku paham betul saat itu bebeb pikirannya bercabang, mikirin kerjaan yang banyak dan harus aku bebani untuk booking tiket dan malah tak ajak liburan. Maafkan beb :(

Bebeb ini nggak enakan banget orangnya, dia maksa mau nuker uang karena dia merasa bersalah. I say Big No! kita sama-sama harus menanggung kesalahan toh kita sudah saling menaruh kepercayaan dan nggak mungkin aku dengan enaknya nerima uang bebeb. Lagi pula sebelumnya aku juga sudah mbatin "nanti kalau ternyata begini,,,begini ..gimana ya?" hahaha  dan iya akhirnya terjadi. Aku nganggap ini bukan kesalahan, tapi ini bagian serunya traveling. Ada saja kejadian yang tak terduga yang justru jadi cerita seru!

Untunglah hari itu hari Sabtu dan tidak banyak orang yang  melakukan perjalanan kembali ke Jogja. Aku dengan polosnya bilang "apa kita naik travel aja beb pulangnya?" Bebeb yang memang wanita cerdas, Brain, Beauty, and Behavior ini langsung memberikan solusi jitu untuk membeli tiket Go Show (nggak terlintas dipikiran ini sama sekali karena panik) dan untung masih available. Problem solved and let us laughed. hahahhaa

Kereta Malioboro Express yang dinanati-nanti akhirnya datang juga. Kami bergegas menuju gerbong dengan langkah yang tergopoh-gopoh karena mata sudah berat dan tubuh sudah lelah #tsaaaah. Duduklah kami dihadapan 2 orang ibu-ibu yang berasal dari Klaten dengan ramahnya mengajak kami berdua mengobrol. Kursi kereta nampak selo alias lapang dan kami bisa melenggang kangkung memilih kursi kosong untuk dijadikan tempat tidur. Asiiik!

Tapi tiba-tiba negara api menyerang. Saat enak-enaknya tidur, ada seorang bapak-bapak yang tiba-tiba membangunkan dan kemudian berkata;

"mbak maaf ini kursi saya, ini gerbong 2 kan?"

Dengan muka ngantuk dan masih mencoba fokus, aku langsung saja menyangkal

"bukan pak ini tempat duduk saya dan temen saya "

Kemudian terjadi dialog yang lumayan panjang. Intinya sih eyel-eyelan haha. Bapak tersebut menunjukkan tiketnya dan memang benar ternyata kami yang salah, setelah bebeb Wulan mengecek tiketnya, ternyata kami harusnya berada di gerbong 1. Alamaaaak maluuu!  Ini rasanya pingin nyalahin kondekturnya yang ngecek, kok ya kami nggak disuruh pindah ditempat duduk seharusnya. Apa karena kursi nampak lengang dan akhirnya kurang teliti? wis lah mbuh lah.

Dengan masih menanggung rasa malu, Kami berjalan dan berpindah ke gerbong  yang seharunya yaitu gerbong 1. Dalam proses perjalanan, Aku melihat ada 2 orang mas-mas lagi debat dengan mbak-mbak geng sosialita yang tidak duduk pada tempat yang seharusnya.Wis to mbak pindaho!

Sampailah Aku dan beb Wulan di gerbong 1 dan tadaaa ada bapak-bapak yang sedang tidur dengan lelapnya di bawah, disela-sela kursi. Nggak enak sih mau bangunin tapi ya gimana, kita harus duduk. Akhirnya si bapak bangun dan kita langsung saja memulai percakapan " pak maaf ini kursi kami" kataku.Si bapak yang masih belum fokus lalu mengeluarkan tiketnya dan menunjukan no kursi dan gerbongnya.

"wah ini mesti double booked ni, harusnya kami duduk disini" Kataku yang sedikit sensi.
"nggak mungkin mbak kalau bookingnya double, coba liat tiketnya dulu" kata bapak-bapak diseberang.

Bebeb lalu mengecek tiket kami dan weleeeh ternyata tempat duduk kami yang benar adalah di kursi seberang tempat bapak yang tidur tadi duduk. Isiiiiin Reeeekk...udah salah ngeyeeel.. dan dengan berbesar hati kami meminta maaf ke bapaknya. Malah kita akhirnya tidak duduk dikursi yang seharusnya karena terlihat beberapa kursi kosong melompong. Time to sleep and wake up in Jogja!

Tepat pukul 04.30, Minggu 19 November kereta sampai di Stasiun Tugu and it's time to say Goodbye to Bebeb!

Trip kali ini sangat berkesan karena trip ini dilaksanakan saat kita sudah sama-sama sibuk #cieee.. Susah menyesuaikan jadwal tapi karena emang kita niat, pasti jadi! 

This is not the ending, kita masih akan melangkahkan kaki mengelilingi bumi ciptaan Allah. Melihat kebesaran dan keajaiban yang Allah ciptakan. Melihat dunia yang lebih luas lagi. Belajar dari kehidupan yang nyata.. jangan terkungkung di dunia sendiri..

So, Will you join us for the next trip?

Can't wait for February,,,

See you....




Monday, October 5, 2015

Petualangan Waduk Sermo dan Kunjungan ke Kebon “ala Korea”

“ engko sido nang Sermo ra jeng?”

Itulah percakapan awal yang membuahkan petualangan seru ke Waduk Sermo dan Kebon eksotis ala korea…

Hari Minggu, 04 oktober 2015..

Aktifitas melelahkan, mencari materi , membuat jiwa kami memberontak ngajak piknik :)

Jam sudah menunjukan pukul 13.00, panas menyengat sih iya …tapi karena udah niat dolan ya tetep tancap… perjalanan dimulai dengan beranggotakan 6 wanita perkasa yang siap menembus teriknya matahari yang membuat hati terasa nyeri #tsssaaaah..

Pasti ente-ente tau kalau perjalanan dengan motor akan ada adegan ..ketinggalan..keselip sampe kesasar berjamaah..dan itulah yang kami alami.. dua temen unyu-unyuku naik motor “nggenjling” sampai kami tak bisa membuntutinya..kemudian terjadilah adegan nyasar dan thank God untung kita hidup dijaman modern dimana ada teknologi yang membuat kami semakin terkoneksi #epeeeu. …

Setelah adegan nyasar selesai, saatnya kami memacu motor menuju tempat tujuan yaitu Waduk Sermo Kulon Progo.. perjalanan kami tempuh via Sribit dan ini bikin BAPER banget guys keingat jaman KKN karena rute tersebut sering eyke lewati …plis move on pik move on #fyuuuuh..

Perjalanan kami nikmati dengan sedikit santai karena kami tidak ingin ada adegan ketinggalan dan nyasar lagi.. mendekati daerah Sermo, kami melewati alun-alun kota Wates yang hitzz yang ternyata sedang ada pameran.. entah ini petugas parkirnya yang agak bingung atau gimana, masa motor boleh melenggang bebas diantara kerumunan warga yang sedang melihat-lihat barang pameran?.. dan disitu kami lewat bak model melewati catwalk dengan motor.. #gak kebayang kan? Haha..

Sekitar pukul 15.30 kami sampai dilokasi dan tentunya dicegat bapak-bapak yang minta retribusi… cukup dengan uang 3.500 rupiah/orang, kami sudah dapat menikmati pemandangan waduk sermo di sore hari yang lumayan menawan …

Motor terpikir rapi dan saatnya menuju dermaga Sermo karena mau OTW ke malaysia naik yacht #eh nggak dink :p ..

Kami melihat pulau se-ucrit ditengah-tengah waduk, dan OK kami memutuskan untuk menodong bapak supir agar berhenti sementara karena kami ingin berpose disana …#aseeek

Yipieee kapal akhirnya jalan dan Anda tahu apa yang selanjutnya dilakukan? Iyaaaks bener.. jepret sana jepret sini …narsis sana narsis sini.. dan emang sih jadi melewatkan pemandangannya karena sibuk pota-poto..tapi it’s okay yang penting semua riang semua senang …. Dan beginilah aksi narsis diatas kapal “pesiar”

Serasa turis manca Negara :p


 
eaaaakkk  yang serasa naik yacht pribadi :D


Akhirnya mendarat juga dipulau se-ucrit yang terdapat bebatuan eksotis yang sedikit aneh…ah tapii cueeek…let’s get some pictures gengs.. dan beginilah sesi pemotretan di pulau se-ucrit…

Tolong abaikan yang mancing dibawah sana :P

I feel free... 


Setelah puas “terdampar” dipulau se-ucrit, kami bersiap untuk kembali ke dermaga.. sebenarnya kami sedikit penasaran dengan batuan  tercecer yang bentuknya serasa tak asing..

“eh..iki ki watu opo to? Kok koyo kijing kuburan to?”
“ho oh yo..mbuh kayane udu deh..”

yang kurang lebih artinya…

“eh ini batuan apa sih? Kok kayak nisan kuburan ya?
“ iya ya.. tau ah..kayaknya bukan deh..”

Daripada penasaran kami akhirnya menanyakan pada bapak supir.. dan jeng..jeng ..jeng..bapak supir bilang itu emang batu nisan..bekas kuburan.. seketika kami ber “amit..amit”  jamaah..(hiisssh kenapa baru bilang..bapaknya minta di ceburin ke waduk -_- ).

“plamit nggih..mboten sengojo kulo mboten retos..nyuwun ngapunten”

Gak berpikir panjang,  segera ngacir pergi.. takut kena kutukan kayak di pelem..hiiii..

Akhirnya sampai pinggiran dermaga dan matahari dengan perlahan mulai terbenam.. kami melanjutkan hunting fotoh ke kebon “ala Korea” yang letaknya tak jauh dari waduk sermo…

Yak…akhirnya sampai setelah menempuh perjalanan sekitar 5 menit saja.. seperti biasa banyak para “gondes” sedang asik nongkrong…ada juga yang lagi pacaran berduaan.. #ngapain hayo ngapain?? 

Dan beginilah pemandangan kebon “ala korea” yang kalo nggak pandai ngambil angle foto, ya emang cuma kelihatan kayak kebon  >,< kebon belakang rumahmu ...iya kamu..

ala-ala pelem india :p


pose cantiiks dulu :p

Loh kok ada orang korea-nya beneran :p

OTW luar angkasa 


Tempat ini menurutku recommended buat foto pre-wedding konsep.. karena tempatnya yang memang bagus dan terlihat sedikit misterius, dengan bidikan kamera profesional pasti hasilnya woww lah…

bang besok prewed disini ya ?#ngomong sama tembok -_-

karena udah hampir maghrib dan kami lapar…petualangan berakhir sampai disini.. tancap gas cari makan :D

setiap perjalanan terdapat  pelajaran…

lalu apa yang bisa dipetik dan petualangan kali ini?

  •           Kalau pikiran udah kacau, suntuk, ngerasa sendiri..artinya memang jiwa butuh hiburan,,, apapun yang buat you seneng..lakuin aja asalkan itu baik.. ya contohnya piknik ini.. beneran pikiran jadi lebih enteng.. yang tadinya you know lah..eyke sempet curhat suntuk dan penat… dan ternyata cuma butuh sedikit hiburan.

  •                 Sekarang baru nyadar bahwa.. all I need to do is making myself happy… nggak usah mikirin orang yang komen ini itu.. sedih karena kelewat mikirin sesuatu yang mungkin cuma bikin makan ati…jadi cuek itu kadang memang perlu...ini seperti percakapan beberapa waktu lalu bersama seorang teman “kita sibuk menghawatirkan sesuatu secara berlebihan, yang sebenarnya cuma kekhawatiran yang kita buat dalam pikiran sendiri” lepaskan semuanya ketika berada di tempat baru..

  •               Cari temen yang bisa ngelakuin hal-hal menyenangkan bersama yang nerima apa adanya kita… kadang ketika susah kita nggak harus mikir apa-apa sendiri.. kalau tujuan kita emang mengobati rasa kesepian..don’t travel alone, karena hal ini malah akan menambah duka hati yang tiada terperi #eaaaakk kecuali emang you need a space to be alone...

  •              Ketika bingung sama diri sendiri..coba temukan sesuatu..apapun itu, yang bisa bikin pikiran lebih tenang..cari passion mu.. dan yang penting stress itu bisa di-manage asal kita menemukan caranya.

  •                 Dan yang paling penting, sumber kebahagia itu nggak harus mahal :D

Beeuuuh it’s my own thought sih.. emang agak sok-sok an..ya udah dari pada semakin geje kita akhiri saja semua ini.. see you on the next post... (semoga masih mood nulis :D)

 Next time kita kemana lagi guys?  nge-camp di pantai  ya? :D







Saturday, October 3, 2015

Jangan dibaca Cuma Curhatan "ALAY"



Apa yang akan ku tulis hari ini mungkin suatu saat akan membuatku merasa risih,geli bahkan malu suatu saat nanti…

Tapi betapa menyenangkannya ketika berhasil melewati hari ini dan tiba pada masa depan yang tak tahu bagaimana akhirnya…

Mau sebut eyke alay? Silahkan
Mau sebut guweh galau-an? Silahkan

I just need some space to share my complicated an even hard to understand thought … fyuuuh

Gak tau kenapa belakangan rasanya suntuk..sesuntuk..suntuknya.. feels like my soul is going somewhere and I don’t know where it goes…rasanya bosen parah, uring-uring an… ahhh gak bisa dijelaskan dengan kata.

Apa karena eyke kurang kerjaan? 
    ----- Nggak juga eyke juga ada kesibukan ..walaupun gak sesibuk kayak elu :p

Apa over sensitif gara2 tamu bulanan? 
     ---- Masa sampe berlarut-larut gitu..hmm

Apa karena gak ada ..apalah ..pasangan hidup or what so called pacar atau whatever you name it?  
     -----Helloooow udah biasa sendiri dan ini nggak lah (sepertinya :p) kalaupun elu-elu liat update-an status mengenai hal ini… sebagian adalah gimmick biar jadi anak kekinian :v tapi ya ada juga curahan isi hati yang bocor :p

Atau karena semakin tambah umur semakin sempit ruang lingkup pergaulan?
    ----- Beuuuhh apaan.. biar selama ini Deklarasi punya temen Cuma dua tapi aku bisa juga bergaul sama remaja-remaja putri yang lagi hitz dan mengerti indahnya dunia ini..it’s okay walaupun kadang ngeresa ra “eling umur” tuo ra toto hohohoh.

Apa karena kurang piknik? Bisa jadi..bisa jadi…

Sampai saat ini kehampaan hati..eh..kesendirian ditengah keramain sering sekali aku alami..apa aku yang lebay? apa aku terlalu mikiran? Apa terlalu sensitif?

I know for some people…hal-hal yang guweh ceritakan begitu menjijikkan, alay, katrok , ataupun nggak penting…apalagi di usia yang sudah lumayan nggak bisa di sebut “bocah”.. dan aku juga sebenarnya membenci semua ini…

Mungkin saja jawabannya sederhana.. I have to do a lot of good deeds… mendekatkan diri pada Allah… memperbaiki diri….. tidak banyak mengeluh..tentu saja hal itu sangat mudah diucapkan..tapi nyatanya dalam perbuatan?

Dan lagi..mungkin aku membutuhkan kesibukan ekstra yang bisa mengalihkan pikiran dari segala angan-angan kosong yang membuat jiwa semakin lelah…

Aku iri kepada mereka yang punya jiwa cuek dan santai mengarungi perjalanan hidup…
Aku iri kepada mereka yang serius mengejar cita-cita dan mengesampingkan perasaan risauyang membuat jiwa semakin galau…
Aku iri kepada mereka yang bisa tampil elegan menyembunyikan semua perasaan…
Aku iri kepada mereka yang begitu cerah menatap masa depan…

apa jangan-jangan eyke gangguan kejiwaan… TIDAAAAAAAAKK…

Ya udah dari pada curhatan alay semakin ngelantur dan malu dikemudian hari..aku akhiri saja semua ini.

setidaknya beban sudah sedikit ringan….


Saturday, May 17, 2014

Unpredictable Love



                One day, there was a woman named Lisa, sitting alone in the corner of a restaurant. She was about 34 years old and until now, she hasn’t married yet. Lisa was a fatty woman and she always wore big eyeglasses in her eyes. For woman in her age, it is a little bit too late to get marry.  Her parents always arranged someone to date her, but no one came to meet her. At that night, Lisa planned to have a blind date with someone who contacted her via social media. They were promised to meet each other in restaurant at 8.00 pm. Lisa was so nervous to wait his blind date’s partner. Once in a while, she looked at her mirror to touch up. One hour passing, but it seemed that her blind date’s partner didn’t come yet. She patiently waited her blind date’s partner to come. Two hour passing but still there was no one coming. The clock has already pointed its pointer to 10.00 p.m.
“ madam, I’m very sorry, you have to leave our restaurant now. Because we want to close our restaurant” Said one of the waiters in that restaurant
“ but, I’m waiting for someone, 10 minutes more please. Maybe he is trapped in traffic jam” Lisa’s begging
 “I’m sorry madam, but we should close our restaurant now”
                Lisa finally gave up and left that restaurant. She drove her car slowly until she stopped in front of her house.
“ How’s your dating dear?” Lisa’s mom asking
“ you can guess mom” replied Lisa in a pessimistic voice.
                Lisa hurriedly walked to her room and prepared herself to go bed. When she lay on her bed, she couldn’t close her eyes. Her body was in her room, but her thought in the different place. She kept asking why there was no one wanted to see her. She woke up and walked toward a big mirror that mounted on her wall.
“ Mirror..mirror in the wall, Am I ugly? Am I too fat? Am I not good looking?.. please answer me” Lisa talked to her mute mirror
Lisa kept asking her mirror like a crazy till she burst into tears.
“ God, why in my age, I don’t have a boyfriend?  I want to share my life with someone but you never send someone to me. It’s so unfair. Every body mocking me because I remain single until now. I always set a blind date, but it’s always failed. I’m dying to know, why they never meet me ?. Is it because I’m not that good looking? I guess all of men in this world are only look at how beautiful a woman is. It’s so annoying”
                When morning came, Lisa woke up with swollen eyes because all night long she was cried alone in her bedroom. She was ready to have breakfast with her mom.
“ Good morning dear” Lisa’s mom greeted her
“ morning”
“Dear, I have great news for you. Do you still remember Arman? He is your childhood friend who moved to America to continue his study. He will visit you this evening. It’s a good idea to have a date with him”
“Come on mom, I don’t want to talk about dating or something. I have enough with that all”
“dear, but it’s different, he specifically come to Indonesia to see you”
“ seeing me? are you kidding me mom? We haven’t meet for a very long time. I guess he doesn’t remember me. He doesn’t even contact me” Lisa said in annoyance
“He remembers you indeed. He said that he really wants to meet you. You will be very surprise, if you see him. He is totally changed. He is very handsome now”
“Handsome? Ah come on mom, he was so big and yahh..You know, how did he look at that time right?”  Said Lisa desperately
“I don’t care what you’re saying, you should meet him in Whorfian restaurant at 8.00 pm. Deal?” said Lisa’s mom insisting
“But mom..mmmMm”
“ Deal, now go to work” Lisa’s mom pushed her away.
                Lisa kept thinking about her mom’s saying. Actually, she didn’t want to have a blind date again. However, one thing that kept bugging her, her mom has said that he was handsome and it made Lisa interested in Him. Then, Lisa recalled back her childhood memory when she was with Arman. When she was in junior high school, Arman was the only person who wanted to become Lisa’s friend. Arman was very kind to Lisa. He always helped Lisa when she was in trouble. However, when they graduated from Junior high school, Arman moved to America to continue his study there. Arman promised to Lisa to comeback as a mature man. Lisa actually disappointed with Arman, because he never contacted her when he was in America. However, remembering Arman’s promise, Lisa finally decided to meet Arman. She prepared her best to look beautiful in front of him.
                Lisa went to the restaurant alone; as usual, she wore heavy make up and mini skirt that made her looked feminine. She waited him patiently in a table that had number 4 on it. One hour passing, but she did not see someone coming. Then Lisa was thinking, did Arman was the same with those men who have promised to meet her? Lisa decided to leave that restaurant because she was sure that Arman would never come. Lisa Left restaurant while crying.
“you are stupid Lisa, why don’t you think it carefully. You never learn from your previous experience. There will be no one seeing you because you are an ugly and old woman. And one thing, why do you think that Handsome “Arman” will come to see you. Handsome man always like beautiful woman and vice versa. Please be realistic Lisa” Lisa said to herself
                When Lisa walked towards her car, suddenly there were beautiful fireworks in the sky. She was amazed by its beauty. Then, a handsome man with neat coat approached her.
“ Lisa, sorry for making you waiting for me” he said
“ I’m sorry, who are you? do I know you?” Lisa asked that man
“ don’t you remember me? I’m your childhood friend, Arman”
“A.aaa…arman?”
“yeah, it’s me. How are you?”
Lisa didn’t believe that the handsome man who stands in front of him was Arman, her childhood friend.
“Finally this awaited day coming, I really want to see you Lisa. I’m dying to see you”
“w..why..why.. you want to see me? “ Lisa asked Arman in a puzzle
“because you are special to me”
Hearing that beautiful word, Lisa’s face turned red.
“I have waited this day to come since I left Indonesia. At that time, my dream was to protect you. But how can I protect you if all people saw me as a coward boy. That’s why; I decided to follow my parents to move to America. I want to be a mature man who can protect you” Arman Explaining
Lisa was so shocked hearing what Arman said
“ Please don’t make me look like a fool arman. That story is not funny at all” Said Lisa In disguised
“I’m serious Lisa, since you were in Junior high school; I’ve been in love with you. Now, we are mature enough to have relationship”
“ Don’t tell a lie Arman, if you’re in love with me, why you never contacted me? Is that making a sense?” Said Lisa in a disbelieve
“Maybe I never contacted you, but I always contact your mom to know your condition. I asked your mom to keep it secret. When I knew that you are arranged to date someone, you know my heart is hurt. And every time I heard the news that you are neglected by your blind date’s partner, I wanted to run to you to prove that they were so stupid for neglecting someone like you”
                Lisa was so speechless. Unconsciously, the tears stream ran down to her cheeks. She hardly believed what Arman just have said.
“ ar..arr.man,,,but you are handsome and I..m..mm am so ugly” Said Lisa in trembling voice
“I’m not judging people from their appearance, I love you because you are such a good girl and I knew it since the very beginning. And now, I bravely say, Will you marry me” said Arman while kneeling down.
Lisa extremely shocked because Arman proposed her.
“ Arman…you don’t know me so well, how could you..?” Said Lisa still in disbelieves.
“ maybe I don’t really know you so well, but my heart know you so well. I’m sure that I make the right choice to make you be mine. If you accept me, I’ll make you the happiest woman in this world….so will you marry me Lisa?” Arman convinced Lisa
“ Arman, maybe you’re right. I don’t know you so well but my heart,,,my heart recognized you so well. So..I…I..I will marry you”
Finally, Lisa accepted Arman’s proposal. Even though Lisa and Arman didn’t know each other well, but they decided to get marry because they believe in their heart. Arman Held Lisa’s hand tight and they enjoyed the fireworks in the sky. Lisa finally realized that “True love will come to those people who patiently wait it”.
 

Welcome to my little world .. Template by Ipietoon Cute Blog Design